Taklukkan Persipura, Macan Putih Juara Ketiga
Solo – Tim Macan Putih Persik Kediri akhirnya keluar sebagai juara ketiga usai menaklukkan tim Mutiara Hitam Persipura Jayapura dengan skor tipis 0-1 dalam perebutan tempat ketiga Piala Indonesia 2010 yang digelar di Stadion Manahan Solo, Sabtu (31/7). Gol semata wayang Persik diceploskan oleh pemain depannya Dodit Fitrio pada menit ke lima babak pertama, sekaligus membuat Persik Kediri menempati posisi tiga.
Jalannya pertandingan kedua tim menunjukkan permainan ketat dan bermain penuh hati-hati, namun ketika pertandingan baru berjalan lima menit, pemain depan Persik Dodit Fitrio berhasil membungkam para pendukung Persipura setelah mampu menceploskan bola ke gawang Persipura yang dikawal Jendry Pitoy. Gol persik terjadi usai kiper Jendry Pitoy tak mampu menahan derasnya tembakan Saktiawan Sinaga dari luar kotak penalti dengan menepisnya, namun justru bola muntahan Jendry tersebut Dodit yang berdiri bebas langsung melepaskan bola ke gawang, skor 1-0 untuk Persik Kediri.
Usai kemasukan gol, para pemain Persipura termotivasi dan berusaha bangkit untuk menyamakan kedudukan. Para pemain Persipuran yang di motori penyerang timnas Boaz Solossa terus menggempur pertahanan Persik yang dikomandoi OK John. Selang beberapa menit, pemain sayap Persipura Stevie Bonsapia melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, sayang tembakan kerasnya yang melengkung hanya menerpa tiang gawang Persik yang dijaga Herman Batak. Kedudukan 0-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua permainan Persik Kediri cenderung bertahan mengingat Persik masih unggul 0-1, Persipura yang terus menerus melancarkan serangan tak henti-hentinya menurung pertahanan OK John dkk. Tumpulnya pola serangan yang disusun Persipura yang menjadikan daerah pertahanan Persik mampu tampil gemilang. Peluang-peluang dari Boaz dan Gerald Pangkali seakan sia-sia ketika harus berhadapan dengan lini belakang Persik, belum lagi dengan aksi gemilang dari kiper Herman Batak. Hingga pada akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan 0-1 tetap bertahan hingga bubar. Para pemain Persik melompat gembira menyambut kemenangan timnya yang membuat Persik merasa puas sebagai juara ketiga.
Usai pertandingan, pelatih Persipura Jakson F. Tiago mengatakan, meski kalah para pemain telah menunjukkan permainan secara maksimal. “Kami akui kekalahan tim kami (Persipura) karena banyaknya kesalahan sendiri, namun segala upaya sudah kami jalankan secara maksimal. Apapun hasilnya kami tetap bersyukur, dua laga terakhir ini memang sangat berat bagi kami,” ungkap Jaksen ketika konferensi pers dengan para wartawan.
Selain itu, yang menjadi penyebab kekalahan Persipura menurut Jacksen dikarenakan tidak ada komunikasi antar pemain. “Semua pemain tidak ada komunikasi sama sekali. Semua bingung mau ke mana bola diarahkan,” tandasnya. Dengan hasil tersebut Persipura Jayapura harus puas duduk di peringkat empat Piala Indonesia 2010.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
- Ibu Muda Jual Sabu-sabu Ditangkap d...
- LUIS Minta Densus 88 Perbaiki Tekni...
- UPTPK Sragen Belum Punya Kendaraan ...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Museum Samanhudi Diresmikan
- 3% Pelaku Ekonomi Adalah Konglomera...
- Napak Budaya Samanhudi, Puluhan Gun...
- Amir Ambyah: Banyak Koperasi di Sra...
- Libur Panjang, Terminal Wonogiri Se...
- 19 Mei, AkBer Solo Rayakan Ultah Pe...
- Pendaftar SMP RSBI Solo Membludak
- Klinik KB Mojolaban Terbaik Se-Jawa...
- Asah Kreativitas Anak Melalui Jari-...
- SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...


SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...
Purwantoro Masih Mengandalkan Indus...
Sendang Sinangka Saksi Bisu Perjuan...
Potret Wonogiri Terekam Dalam Pamer...
Pameran Produk Unggulan Wonogiri Di...
Kenakan Beskap, Bupati Wonogiri Lan...
Pangeran Sambernyowo Bagi Wonogiri ...